Bukannya hati sengaja merindu,
Tapi bayangan mak ayah selalu singgah dalam lubuk hati...
Bukannya sengaja membiarkan hati menangis,
Sungguh hati dan mata xterdaya menahan kerinduan itu...
Kupeluk erat gambar mak ayah,
mencari kekuatan disebalik raut wajah itu...
Betapa indahnya anugerah Ilahi,
Tiada duanya untuk diriku,
Tiada pengganti untuk diriku...
Tika hati menjadi rapuh dan butuh membuat pilihan,
Mak Ayah ada menjadi penasihat sayang...
Tika mulut lancar mengeluarkan keluhan dan resah,
Mak Ayah sedia menanti menjadi pendengar setia...
Mak Ayah simbol kekuatanku,
Mak Ayah simbol kejayaanku,
Mak Ayah terima kasih untuk kehidupan ini.....
sayang mak ayah selamanya (:



No comments:
Post a Comment