Joe,
Bukan aku,
Tapi dia,
Dia tersimpan dlm hatiku.
Dalam dasar hati,
Disamping nama mak ayah,
Terselit namanya,
Jadi sumber tulang besi belakang aku.
Rapuh aku,
Dengar gelak kuatnya,
Rapuh aku,
Lihat senyuman loadingnya,
Di cela-cela sunyi malam,
Pastinya ingin aku mengimbaunya kembali,
Berulang-ulang kali tanpa jemu.
Bukan kuasa aku,
Untuk pastikan dia,
Selalu melekat dalam hati,
Semuanya serah pada yang Esa,
Dengan kehendaknya aku dan dia sebati,
Dalam satu ikatan dengan redhaNya,
Ketika ini tugas aku hanya perlu berdoa,
Doa sesungguhnya untuk dia dan aku,
Segala aturan dan ketentuan serah pada Nya
Bila sampai masanya,
Pasti aku dan dia diikat,
Saat itu,
Sujud syukur aku pada Nya,
Atas satuan aku dan dia.



No comments:
Post a Comment